kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Kuartal Pertama Danantara, Dony Oskaria: Saya Tidak Memaksa Masyarakat untuk Percaya


Rabu, 18 Juni 2025 / 15:08 WIB
Kuartal Pertama Danantara, Dony Oskaria: Saya Tidak Memaksa Masyarakat untuk Percaya
ILUSTRASI. Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah memasuki tiga bulan pertama atau kuarta I sejak awal kemunculannya pada 24 Februari 2025.

Namun tingkat kepercayaan (trust) masyarakat terhadap Sovereign Wealth Fund (SWF) milik tanah air ini pun turut menjadi pertanyaan.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan bahwa sosialisasi terhadap Danantara kepada publik terus dilakukan dalam meningkatkan kepercayaan publik.

“Tetapi saya tidak memaksa masyarakat untuk percaya, tentu percaya itu ada level-nya. Pertama, dari mendengar ‘kayaknya pak Dony ngomongnya bener nih, tapi bisa juga dia bohong nih’ pasti ada persepsi itu,” ujarnya dalam acara IKA Fikom Unpad Executive Breakfast Meeting Kuartal Pertama Danantara, di Hutan Kota Plataran, Jakarta, Rabu (18/6).

Baca Juga: PMN Dihapus! Danantara akan Jadi Penyelamat Pendanaan Perusahaan Tanpa Uang Negara

Dony mengungkapkan, kepercayaan itu harus dilakukan lewat pembuktian, menurutnya dalam empat bulan yang berjalan ini diharapkan Danantara dijalankan bukan seperti yang ditakutkan publik.

“Kita harapkan dalam 4 bulan ini tentu ada pembuktian-pembuktian bahwa ternyata Danantara itu bukan seperti yang ditakutkan, pelan-pelan nanti bahwa Danantara itu investasinya bagus, ternyata Danantara itu tidak ada hubungannya mencampur pengelolaan BUMN dengan investasi, ini butuh waktu,” ungkapnya.

Baca Juga: Danantara Siapkan Rp130 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah, Modalnya dari Mana?

Lebih lanjut, Dony menuturkan, pihaknya terus mengharapkan adanya masukan maupun kritik terhadap kinerja Danantara, sebab pengelola investasi ini milik bersama.

“Kita lihat saham kita indikatornya terlihat, dari semenjak Danantara ada sampai sekarang on average market cap kita meningkat, itu adalah parameter. Kalau pasar percaya, artinya tercermin daripada masyarakat percaya,” tuturnya.

Baca Juga: Investasi Danantara di Emiten Bisa Menjadi Daya Tarik Investor

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×