kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.383.000   -4.000   -0,17%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

KPUD DKI minta masukan soal pemutakhiran DPT


Minggu, 15 Juli 2012 / 20:32 WIB
KPUD DKI minta masukan soal pemutakhiran DPT
ILUSTRASI. Suasana aktivitas bongkar muatan peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (15/6/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.


Reporter: Merlinda Riska | Editor: Edy Can

JAKARTA. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta belum dapat memutuskan apakah ada pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada putaran kedua nanti. KPUD DKI akan meminta masukan KPU Pusat terlebih dahulu.

Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara KPUD DKI Jakarta Sumarno mengatakan pemutakhiran DPT pada pemilihan putaran kedua ini tidak ada. Menurutnya, pasal 32 Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2010 melarang adanya pemutakhiran data pemilih jika pemilihan berlangsung dua putaran.

Asal tahu saja, kisruh DPT masih saja tetap terjadi walau KPUD DKI Jakarta telah mencoret 21.344 pemilih yang diduga merupakan pemilih ganda. Sumarno mengatakan, masih banyak pemilih yang secara administratif lolos namun tidak memiliki hak suara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×