kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.931   18,00   0,10%
  • IDX 6.106   69,20   1,15%
  • KOMPAS100 787   10,38   1,34%
  • LQ45 602   6,87   1,15%
  • ISSI 212   2,43   1,16%
  • IDX30 335   4,43   1,34%
  • IDXHIDIV20 428   5,03   1,19%
  • IDX80 90   1,13   1,27%
  • IDXV30 116   1,25   1,09%
  • IDXQ30 109   1,29   1,20%

KPK: OTT biasanya tak ada penangguhan penahanan


Rabu, 21 September 2016 / 12:46 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif menuturkan, pemberian penangguhan penahanan tersangka kasus dugaan suap Irman Gusman tergantung dari hasil penyidikan. Sebab, waktu KPK untuk melakukan penyidikan kasus tersebut sangat terbatas.

Dalam waktu maksimal 60 hari, berkas sudah harus dilimpahkan ke pengadilan sesuai aturan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Itu tergantung hasil penyidikan yang sekarang. Kalau sudah lengkap semua bisa saja dipertimbangkan," tutur Laode di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9).

"Tetapi biasanya kalau OTT itu hampir tidak pernah ada penangguhan perkara. Karena waktu KPK sangat mepet," sambung dia.

Sebelumnya, Pengacara Irman Gusman, Tommy Singh, meminta KPK menangguhkan penahanan kliennya. Sejumlah anggota DPD, kata Tommy, menjamin bahwa Irman tak akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Tomy menyadari saat ini KPK belum pernah memberikan penangguhan penahanan. Namun, ia akan tetap berusaha mengajukan hal itu. Sebab, ia meyakini, Irman tidak bersalah dan tidak menerima uang suap. (Nabilla Tashandra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×