kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

KPK menahan Bupati Bengkulu Selatan

Kamis, 17 Mei 2018 / 18:59 WIB

KPK menahan Bupati Bengkulu Selatan
ILUSTRASI. KPK menahan Bupati Bengkulu Selatan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud (DIM) terkait dugaan korupsi proyek di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun Anggaran 2018.

Selain Dirwan, KPK juga turut menahan Istri Dirwan, Hendrati, kemudian Kepala Seksi Dinas Kesehatan Pemkab Bengkulu Selatan Nursilawati, serta Juhari (JHR), kontraktor yang kerap menggarap proyek di Bengkulu Selatan.


"Keempatnya ditahan untuk 20 hari ke depan terhitung mulai hari ini di dua rumah tahanan terpisah. DIM dan JHR ditahan di Rutan Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK. Sedangkan, HEN dan NUR di Rutan Polres Jakarta Selatan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan resmi, hari ini.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan keempat orang tersebut sebagai tersangka. Setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam dilanjutkan gelar perkara.

KPK menyimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji yang dilakukan Bupati Bengkulu Selatan periode 2016-2021 secara bersama-sama dengan Hendrati, Nursilawati, dan Juhari dalam rangka mendapatkan proyek di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun Anggaran 2018.

Atas perbuatannya, Dirwan, Hendrati, dan Nursilawati disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan, Juhari diduga sebagai pemberi, disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001.

KPK sebelumnya mengamankan empat orang di Bengkulu Selatan pada Selasa, 15 Mei 2018. Pada Selasa sore, KPK mengetahui telah terjadi penyerahan uang senilai Rp 75 juta dari Juhari kepada Hendrati melalui Nursilawati di kediaman Hendrati. Pemberian ini diduga merupakan pemberian kedua. Sebelumnya telah diserahkan uang sebesar Rp 23 juta.

Setelah memastikan ada indikasi kuat telah terjadi penyerahan uang, sekitar pukul 17.00 WIB berturut-turut hingga sekitar pukul 18.00 tim mengamankan Juhari di sebuah restoran di daerah Manna, Nursilawati di kediaman kerabatnya di daerah Manna serta Dirwan dan Hendrati di kediaman mereka.

Tim mengamankan uang total sekitar Rp 85 juta dari tangan Nursilawati dan bukti setoran bank sebesar Rp 15 juta. Setelah menjalani pemeriksaan awal di Polda Bengkulu, keempatnya diterbangkan ke Jakarta pada Rabu (16/5) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Dupla Kartini

DUGAAN KORUPSI

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0690 || diagnostic_web = 0.3928

Close [X]
×