kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

KPK kejar bukti kasus haji hingga Arab Saudi


Kamis, 22 Mei 2014 / 20:56 WIB
ILUSTRASI. Kenaikan CDS pada Desember 2022 didorong ketidakpastian global akibat konflik geopolitik Rusia-Ukraina.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Edy Can

JAKARTA. Penetapan Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka korupsi bukan secara tiba-tiba. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengatakan, penetapan tersangka korupsi penyelenggaraan ibadah haji senilai lebih dari Rp 1 triliun ini berdasarkan bukti-bukti yang cukup.

Menurut Johan, penyidik KPK mengumpulkan bukti hingga ke Arab Saudi. Hanya saja, dia tidak menyebutkan siapa pihak yang dimintai keterangan tersebut.

Yang pasti, Johan memastikan tidak ada keterlibatan orang asing dalam kasus ini. "Kami tidak pernah menyatakan ada keterlibatan warga asing," tegasnya, Kamis (22/5).

KPK telah menetapkan Suryadharma sebagai tersangka kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji 2012-2013. Suryadharma diduga telah menyalahgunakan wewenang sehingga menyebabkan kerugian negara. Hingga kini, KPK masih menghitung nilai kerugian negara.

Atas perbuatan itu, KPK menjerat Suryadharma melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Suryadharma yang juga Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini terancam hukuman penjara 20 tahun dan denda Rp 1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×