kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

KPK geledah rumah Ratu Atut Chosiyah


Selasa, 17 Desember 2013 / 07:45 WIB
ILUSTRASI. PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), perusahaan menara telekominikasi alias BTS tower. Foto Dok IBST


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kediaman Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Banten, Selasa (17/12).

"Benar ada penggeledahan di rumah Gubernur Banten," kata Juru Bicara KPK Johan Budi saat dihubungi, Selasa (17/12).

Meski demikian, Johan mengaku belum mengetahui terkait kasus apa penggeledahan itu dilakukan. "Saya cek dulu," ujar Johan. Yang jelas kata Johan, tim penyidik KPK bergerak ke rumah Atut sekitar pukul 05.00 WIB.

Ratu Atut Chosiyah hingga saat ini masih berstatus saksi untuk dua kasus di KPK, yakni dugaan suap terkait sengketa pilkada Lebak dan kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di Tangerang Selatan. Kedua kasus tersebut melibatkan adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan.

Selain itu, KPK tengah menyelidiki proyek pengadaan alkes di Provinsi Banten. Untuk penyelidikan ini, KPK telah meminta keterangan Atut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×