kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

KPK belum putuskan izin pelantikan Hambit di Rutan


Rabu, 25 Desember 2013 / 17:53 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas produksi minyak kelapa PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE).


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pelantikan Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hambit Bintih, yang direncanakan berlangsung di Rumah Tahanan Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan, belum mendapat lampu hijau Komisi Pemberantasan Korupsi.

Untuk pelantikan Hambit di dalam rutan, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) juga telah mengirimkan surat ijin pelantikan kepada KPK. Surat tersebut saat ini masih dipelajari oleh pimpinan KPK dan akan memberi keputusan pada Jumat (27/12).

"Suratnya sudah kami terima. Mungkin Jumat nanti ada keputusan dari pimpinan," terang Johan saat dikonfirmasi wartawan dari Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/12).

Hambit menjalani tahanan di Rutan Pomdam Jaya Guntur. Penyidik KPK menetapkan Hambit sebagai tersangka kasus dugaan suap dalam sengeta Pilkada Gunung Mas kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar.

Dikonfirmasi terpisah, Hambit mengaku tak menyesal jika pelantikannya sebagai Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah akan terlaksana di dalam Rumah Tahanan KPK di Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

"Engak, enggak (menyesal)," ujar Hambit pendek dikonfirmasi soal rencana pelantikannya di rutan, sesaat sebelum memasuki Gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/12), sebelum melaksanakan ibadah Natal bertempat di ruang konferensi pers.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×