kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Korban PHK jadi prioritas program kartu prakerja gelombang IV


Rabu, 13 Mei 2020 / 10:10 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha, Rahma Anjaeni | Editor: Markus Sumartomjon

Melihat kondisi tersebut, pihaknya menunda pendaftaran gelombang IV Kartu Prakerja. Tujuannya adalah untuk memberi kesempatan kepada para pekerja yang terkena PHK. "Nanti, kami akan mengenali dan memprioritaskan mereka di gelombang IV ini," kata Panji. Hanya saja ia belum memastikan kapan pembukaan pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang IV.

Adapun saat ini jumlah peserta program Kartu Prakerja gelombang I dan II mencapai 456.265 orang dan rencananya akan ada sekitar 224.000 peserta yang akan masuk gelombang III. Sehinga total jumlah peserta Kartu Prakerja saat ini sebanyak  680.265 peserta.

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja mencatat saat ini baru 360.650 peserta yang membeli program pelatihan. Lantas ada 219.489 peserta yang menyelesaikan pelatihan dan  51.255 peserta yang sudah menerima insentif pertama yakni sebesar Rp 600.000.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memastikan pemerintah bakal mengutamakan pekerja yang terkena PHK di program Kartu Prakerja tahap selanjutnya. "Ini jadi prioritas," katanya.

Sampai 28 April 2020, pemerintah sudah mencairkan dana program Kartu Prakerja sebesar Rp 1,62 triliun untuk 456.265 peserta.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×