kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Konsekuensi Hilirisasi, Penerimaan Bea Masuk Tahun 2024 akan Menurun


Rabu, 16 Agustus 2023 / 23:32 WIB
ILUSTRASI. Hilirisasi mineral: Aktivitas di smelter


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mematok target penerimaan bea keluar pada tahun 2024 sebesar Rp 17,5 triliun.

Jumlah ini lebih rendah 11,5% bila dibandingkan dengan outlook penerimaan bea keluar tahun 2022 yang sebesar Rp 19,8 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan, penurunan penerimaan bea keluar pada tahun depan sebagai konsekuensi dari hilirisasi.

"Jadi, (penerimaan bea keluar) tidak akan menjadi andalan," tutur Sri Mulyani dalam konferensi pers, Rabu (16/8).

Baca Juga: Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Capai Rp 149,83 Triliun Pada Juli 2023

Memang, dengan adanya hilirisasi, berarti akan ada penurunan ekspor untuk komoditas tertentu.

Namun, ini juga bukan sesuatu yang buruk. Mengingat, tujuan hilirisasi adalah memberikan nilai tambah terhadap produk dalam negeri.

Meski demikian secara keseluruhan, Sri Mulyani mematok penerimaan kepabeanan dan cukai tahun 2024 akan meningkat 7,0% YoY menjadi Rp 321,0 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×