kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.073   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.423   35,52   0,66%
  • KOMPAS100 702   5,08   0,73%
  • LQ45 547   2,61   0,48%
  • ISSI 185   2,09   1,14%
  • IDX30 306   1,01   0,33%
  • IDXHIDIV20 402   2,57   0,64%
  • IDX80 81   0,53   0,66%
  • IDXV30 112   1,40   1,27%
  • IDXQ30 102   0,46   0,45%

Konflik AS Israel-Iran Memanas, Mendag Dorong Penguatan Pasar Domestik


Senin, 02 Maret 2026 / 15:12 WIB
Konflik AS Israel-Iran Memanas, Mendag Dorong Penguatan Pasar Domestik
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan RI Budi Santoso (KONTAN/chelsea anastasia)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik Amerika SerikatN (AS)-Israel melawan Iran diprediksi akan berdampak kepada sektor perdagangan global termasuk Indonesia. 

Menteri Perdagangan, Budi Santoso tidak menepis anggapan bahwa perang di Timur Tengah akan secara langsung menghambat kinerja perdagangan, terlebih jika harga minyak dan bahan baku dunia mengalami kenaikan. 

Namun begitu, Budi menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi dalam negeri saat ini masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga. Sehingga, pemerintah berupaya untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil. 

Baca Juga: Pemimpin Iran Ali Khamenei Dilaporkan Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Bantah

"Kalau di sektor perdagangan, ya bagaimana kita tetap meningkatkan daya beli kita, ya di masyarakat dengan produk-produk kita," ujar Budi dijumpai di Kantor Kementerian Perdagangan, Senin (2/3/2026). 

Menurut Budi, upaya pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan stimulus ekonomi menjadi salah satu langkah antisipasi menjaga daya beli masyarakat. 

Pemerintah juga akan meningkatkan kerja sama dengan swasta untuk memberikan diskon-diskon menarik memanfaatkan momentum ramadan dan lebaran 2026. 

"Ini juga untuk meningkatkan daya beli kita di pasar domestik," jelas Budi. 

Baca Juga: Prabowo Siap ke Teheran Fasilitasi Dialog Usai Memanasnya Konflik Israel-Iran

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto  kebijakan-kebijakan lanjutan dlm momentum hari raya Idulfitri.  

"Langkah ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang kuat untuk menggerakkan roda konsumsi domestik di tengah ketidakpastian global," jelas Haryo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×