kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Komjen Sutarman di mata Ketua Komisi III DPR


Rabu, 09 Oktober 2013 / 16:10 WIB
ILUSTRASI. Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers Kick-Off Digital Economy Working Group G20, Selasa (15/3) di Jakarta.


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Ketua Komisi III DPR-RI, Pieter C. Zulkifly menilai, calon Kepala Polri yang baru, Komisaris Jenderal (Komjen) Sutarman memiliki pribadi yang baik.

Menurut Pieter, Komjen Sutarman akan mampu mengemban tugas sebagai orang nomor satu di institusi Kepolisian RI.

"Pak Tarman sudah cukup lama saya kenal, beliau orangnya low profile, rendah hati, dan mengedepankan pertemanan. Saya meyakini dengan kemampuan beliau selama ini, Sutarman akan mampu memimpin Polri," kata Pieter, Rabu (9/10).

Meski secara pribadi Pieter mendukung pencalonan Sutarman, tetapi keputusan diterima atau tidaknya Komjen Sutarman tetap ada di rapat seluruh anggota Komisi III.

"Di Komisi III prinsipnya kan kolektif kolegial. Saya juga harus mendengarkan pendapat anggota lain, jadi keputusan bukan hanya dari pimpinan saja," terang politisi Partai Demokrat ini.

Sementara ketika ditanya apakah ada resistensi dari anggota Komisi III lainnya, Pieter menyampaikan bahwa sejauh ini belum ada penolakan, karena masih menunggu rangkaian proses dari uji kelayakan dan kepatutan selanjutnya.

"Kalau pun ada Perbedaan itu dinamika demokrasi, tapi Komisi III sudah menilai rekam jejak dari Pak Tarman, meski akan ditindaklanjuti dalam fit and proper test nanti," papar Pieter.

Ia juga memastikan, bahwa tidak ada nama lain selain Komjen Sutarman sebagai calon Kapolri. "Sampai detik ini tidak ada nama lain selain Pak Tarman," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×