kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Komentar SBY tentang aksi demo di rumahnya


Selasa, 07 Februari 2017 / 23:16 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku pesimistis kasus demonstrasi yang terjadi di kediamannya di Kuningan, Jakarta Selatan, ditangani aparat penegak hukum dan dapat diusut tuntas.

Hal ini disinggung SBY saat menyampaikan pidato politik dalam acara Dies Natalis Ke-15 Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2).

"Kemarin, rumah saya di Kompleks Kuningan digeruduk massa, yang konon sudah provokasi dan diagitasi di kawasan Pramuka Cibubur," kata SBY.

Menurut SBY, kawasan kemah Jambore seharusnya merupakan kawasan untuk kegiatan yang edukatif. Sementara itu, kegiatan Pramuka idealnya kegiatan yang netral dari hal-hal politik.

"Sangat menyedihkan forum dikotori 'tangan-tangan hitam' yang melakukan agitasi propaganda untuk menghancurkan lawan-lawan politiknya. Para mahasiswa dicekoki dengan provokasi bahwa SBY adalah perusak negara karenanya harus ditangkap," kata SBY.

SBY mempertanyakan perihal dirinya disebut sebagai perusak negara. "Siapa yang merusak negara? Sulit dimengerti jika pihak-pihak kekuasaan tidak mengetahuinya," kata dia.

(Fachri Fachrudin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×