kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Komentar SBY tentang aksi demo di rumahnya


Selasa, 07 Februari 2017 / 23:16 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku pesimistis kasus demonstrasi yang terjadi di kediamannya di Kuningan, Jakarta Selatan, ditangani aparat penegak hukum dan dapat diusut tuntas.

Hal ini disinggung SBY saat menyampaikan pidato politik dalam acara Dies Natalis Ke-15 Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2).

"Kemarin, rumah saya di Kompleks Kuningan digeruduk massa, yang konon sudah provokasi dan diagitasi di kawasan Pramuka Cibubur," kata SBY.

Menurut SBY, kawasan kemah Jambore seharusnya merupakan kawasan untuk kegiatan yang edukatif. Sementara itu, kegiatan Pramuka idealnya kegiatan yang netral dari hal-hal politik.

"Sangat menyedihkan forum dikotori 'tangan-tangan hitam' yang melakukan agitasi propaganda untuk menghancurkan lawan-lawan politiknya. Para mahasiswa dicekoki dengan provokasi bahwa SBY adalah perusak negara karenanya harus ditangkap," kata SBY.

SBY mempertanyakan perihal dirinya disebut sebagai perusak negara. "Siapa yang merusak negara? Sulit dimengerti jika pihak-pihak kekuasaan tidak mengetahuinya," kata dia.

(Fachri Fachrudin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×