kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Komdigi Sebut Judi Online Tak Mengganggu Kerjasama dari Investor Asing


Selasa, 26 November 2024 / 15:43 WIB
Komdigi Sebut Judi Online Tak Mengganggu Kerjasama dari Investor Asing
ILUSTRASI. Keyboard, cards, chips, dice and 'Online Gambling' words are seen in this illustration picture, June 5, 2020. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration. Komdigi menyebut dinamika judi online yang terjadi di Indonesia tidak memengaruhi kerjasama dengan investor asing.


Reporter: Whiwid Anjani | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Nezar Patria menyebut dinamika judi online yang terjadi di Indonesia tidak memengaruhi secara langsung kerjasama dengan investor asing yang ingin berinvestasi di Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Nezar saat menghadiri acara 12th US-Indonesia Investment Summit 2024 di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta.

“Tidak secara langsung ya, judi online kan masalah patologi sosial jadi berbeda ranahnya,” tutur Nezar pada awak media, Selasa (26/11).

Dia menyoroti, judi online hanya menghancurkan etos kerja generasi muda sehingga menghasilkan generasi yang bergantung pada jalan pintas.

Baca Juga: Cak Imin dan Gus Ipul Temui Prabowo di Istana, Bahas Bansos

“Ini sangat berbahaya untuk generasi muda kita. Etos kerja keras digantikan oleh jalan pintas, kemudian dikacaukan oleh mimpi-mimpi yang kosong, banyak sekali kita lihat mudharatnya dari judi online,” kata Nezar.

Dengan ini, Komdigi terus berkomitmen memberantas judi online (judol) dengan berkolaborasi pemerintah serta lembaga terkait untuk menekan angka judo online.

“Ada satgasnya judi online dan kita terus berkolaborasi untuk bersih-bersih kita lakukan baik di Kementerian dan kita juga tunggu gerakan dari kepolisian dan aparat penegak hukum untuk tuntaskan jejaring judi online ini,” pungkasnya.

Baca Juga: Penyidikan Judi Online Belum Selesai, Polisi Bakal Periksa Petinggi Komdigi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×