kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Kinerja Impor September 2025 Capai US$ 20,34 Miliar, atau Naik 7,17%


Senin, 03 November 2025 / 11:34 WIB
Kinerja Impor September 2025 Capai US$ 20,34 Miliar, atau Naik 7,17%
ILUSTRASI. Pekerja mengawasi proses bongkar muat peti kemas di Dermaga C Pelabuhan PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Dumai, Riau, Kamis (16/10/2025). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kinerja impor pada September 2025 mencapai US$ 20,34 miliar, atau meningkat 7,17% year on year (YoY).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, kinerja impor pada September 2025 mencapai US$ 20,34 miliar, atau meningkat 7,17% year on year (YoY).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa di Badan Pusat Statistik BPS, Pudji Ismartini, menyampaikan, kinerja ekspor ini didorong ekspor migas yang mencapai US$ 2,64 miliar, atau naik 4,29% YoY, serta ekspor non migas mencapai US$ 17,70 miliar, atau naik 7,62% YoY.

“Total nilai impor mengalami peningkatan secara tahunan utamanya didorong oleh peningkatan impor non migas, dengan andil sebesar 6,06%,” tutur Pudji dalam konferensi pers, Senin (3/11/2025).

Baca Juga: BPS: Kinerja Ekspor Januari-September 2025 Capai US$ 209,8 Miliar, Naik 8,14%

Adapun secara kumulatif, kinerja impor Januari hingga September 2025 mencapai US$ 176 miliar, atau naik 2,62% bila dibandingkan periode sama tahun lalu.

Impor secara kumulaitif ini terdiri dari impor migas yang mencapai US$ 23,75 miliar atau naik 11,21%, dan impor non migas mencapai US$ 152,58 miliar atau naik 5,17%.

“Total nilai impor sepanjang Januari-September 2025 naik sebesar 2,62% dibanding periode  yang sama tahun lalu. Andil utama peningkatan nilai impor disumbang oleh barang modal sebesar 3,36%,” jelasnya.

Baca Juga: BPS Catat Beras Sumbang Deflasi pada September 2025

Lebih rinci, impor barang modal secara kumulatif mencapai US$ 35,9 miliar, atau naik 19,13% bila dibandingkan periode sama tahun lalu, impor bahan baku penolong mencapai US$ 124,4 miliar namun turun 0,74%, dan barang konsumsi mencapai US$ 16,02 miliar atau turun 2,06%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×