kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Ketua Fraksi PKS juga kritisi anggaran tax amnesty


Rabu, 28 Oktober 2015 / 19:30 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Masuknya anggaran tax amnesty atau pemutihan pajak sebagai asumsi anggaran rencana APBN 2016 terus menuai kritikan.

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini bahkan menganggap bahwa masuknya tax amnesty tidak masuk akal. Dia mempertanyakan asal alias sumber APBN dari tax amnesty tersebut.

"Sumber APBN itu harus yang sudah pasti, dari mana? Dari pajak. Kalau asumsi dengan menggunakan tax amnesty ini, sumbernya dari mana?," kata Jazuli, Selasa (27/10) kemarin.

Jazuli memang bukan anggota Badan Anggaran DPR. Tapi, dirinya menegaskan bahwa logika masuknya tax amnesty tidak nyambung.

"Logikanya tidak nyambung, menggunakan sumber pendanaan APBN itu dari dana tax amnesty, dan tentu tidak bisa berjalan secara regulasi," katanya.

Namun, Jazuli meminta kabar itu perlu dikonfirmasi terlebih dahulu terkait kebenarannya kepada Banggar DPR RI.

"Kabar ini harus dicek dulu kepada Banggar, benar tidak adanya asumsi yang digunakan dengan hitungan tax amnesty itu. Sebab tidak mungkin, logika saya mengatakan tidak mungkin suatu sumber APBN dari sesuatu yang tidak pasti," katanya. (Wahyu Aji)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×