kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Ketimpangan kemiskinan jadi problem terberat


Jumat, 13 Januari 2017 / 14:24 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah masih kesulitan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi di masyarakat. Presiden Joko Widodo menyatakan, ini menjadi tantangan berat bagi pemerintahan yang dipimpinnya. 

Jokowi mengatakan, walaupun pemerintahannya sudah berhasil menurunkan rasio gini yang merupakan alat mengukur derajat ketidakmerataan distribusi penduduk, namun pencapaian tersebut belum membuatnya gembira. 

Sekadar informasi, rasio gini yang tadinya sebesar 0,4 di 2015 telah turun tipis menjadi 0,397 di 2016. "Masih ada jurang atau gap yang besar antar wilayah, kaya dengan si miskin," katanya, Jumat (13/1).

Meskipun berat, Jokowi mengatakan, pemerintahannya akan mencoba mengatasi masalah tersebut. "Memang berat, catatan saya lebih dari 14 tahun rasio gini kita memang naik terus," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×