kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.967   75,00   0,42%
  • IDX 6.141   39,98   0,66%
  • KOMPAS100 799   3,79   0,48%
  • LQ45 603   4,50   0,75%
  • ISSI 213   0,84   0,40%
  • IDX30 341   3,17   0,94%
  • IDXHIDIV20 417   4,83   1,17%
  • IDX80 91   0,47   0,52%
  • IDXV30 112   1,03   0,93%
  • IDXQ30 109   1,24   1,15%

Ketimpangan kemiskinan jadi problem terberat


Jumat, 13 Januari 2017 / 14:24 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Pemerintah masih kesulitan untuk mengatasi ketimpangan ekonomi di masyarakat. Presiden Joko Widodo menyatakan, ini menjadi tantangan berat bagi pemerintahan yang dipimpinnya. 

Jokowi mengatakan, walaupun pemerintahannya sudah berhasil menurunkan rasio gini yang merupakan alat mengukur derajat ketidakmerataan distribusi penduduk, namun pencapaian tersebut belum membuatnya gembira. 

Sekadar informasi, rasio gini yang tadinya sebesar 0,4 di 2015 telah turun tipis menjadi 0,397 di 2016. "Masih ada jurang atau gap yang besar antar wilayah, kaya dengan si miskin," katanya, Jumat (13/1).

Meskipun berat, Jokowi mengatakan, pemerintahannya akan mencoba mengatasi masalah tersebut. "Memang berat, catatan saya lebih dari 14 tahun rasio gini kita memang naik terus," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×