kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Kepala daerah banyak yang ingin curhat ke Jokowi


Kamis, 18 Desember 2014 / 12:52 WIB
Kepala daerah banyak yang ingin curhat ke Jokowi
ILUSTRASI. Harga Emas


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo berjanji akan menyiapkan waktu khusus untuk berdialog dengan bupati/wali kota se-Indonesia. Hal itu ia ungkapkan saat berdialog dengan peserta Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) RPJMN 2015-2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12).

Dalam acara itu, Presiden Jokowi, didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, menyediakan waktu untuk berdialog dengan peserta Musrenbangnas yang terdiri dari kepala daerah seluruh Indonesia.

Banyak perwakilan daerah yang ingin menyampaikan masalah dan usulannya secara langsung kepada Presiden. Namun, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago yang memandu jalannya dialog hanya membatasi untuk lima perwakilan daerah.

"Kalau semuanya hari ini, bisa-bisa selesainya besok pagi," seloroh Jokowi.

Untuk menampung keinginan para kepala daerah menyampaikan masalah dan usulannya, Jokowi kemudian berjanji akan mengatur waktu pertemuan. Ia menyampaikan, pertemuannya dengan seluruh bupati/wali kota dapat dimulai pada pekan depan, di Istana Bogor.

"Mulai minggu depan bupati/wali kota kita atur pertemuan di Istana Bogor. Mungkin per seratus atau berapa supaya semuanya bisa menyampaikan problem, atau saran ke pemerintah pusat," ucap Jokowi.

Apa yang diungkapkan Jokowi itu langsung disambut positif peserta Musrenbangnas. Mereka langsung bertepuk tangan. (Indra Akuntono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×