kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Jokowi menyatakan perang dengan narkoba


Kamis, 18 Desember 2014 / 10:43 WIB
ILUSTRASI. Penderita Diabetes Bisa Melakukan 10 Hal Ini untuk Menurunkan Kadar Gula Darah


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menabuh genderang perang bagi para pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang. Genderang perang ini dia tabuh karena saat ini Indonesia sudah berada dalam darurat narkoba.

Jokowi mengatakan, perang terhadap para pengedar narkoba tersebut telah dia lakukan dengan menolak pengajuan grasi yang telah diajukan oleh 64 pengedar narkoba yang telah divonis mati oleh pengadilan. "Tidak akan saya berikan grasi," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional di Jakarta Kamis (18/12).

Jokowi berharap, perang yang dilakukannya tersebut bisa memberi efek jera dan menekan angka peredaran narkoba di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×