kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.971   79,00   0,44%
  • IDX 5.908   -193,20   -3,17%
  • KOMPAS100 768   -27,35   -3,44%
  • LQ45 581   -17,02   -2,84%
  • ISSI 204   -7,29   -3,44%
  • IDX30 329   -9,06   -2,68%
  • IDXHIDIV20 403   -9,25   -2,24%
  • IDX80 87   -3,01   -3,34%
  • IDXV30 109   -2,09   -1,88%
  • IDXQ30 105   -2,38   -2,21%

Jokowi menyatakan perang dengan narkoba


Kamis, 18 Desember 2014 / 10:43 WIB
ILUSTRASI. Penderita Diabetes Bisa Melakukan 10 Hal Ini untuk Menurunkan Kadar Gula Darah


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menabuh genderang perang bagi para pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang. Genderang perang ini dia tabuh karena saat ini Indonesia sudah berada dalam darurat narkoba.

Jokowi mengatakan, perang terhadap para pengedar narkoba tersebut telah dia lakukan dengan menolak pengajuan grasi yang telah diajukan oleh 64 pengedar narkoba yang telah divonis mati oleh pengadilan. "Tidak akan saya berikan grasi," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional di Jakarta Kamis (18/12).

Jokowi berharap, perang yang dilakukannya tersebut bisa memberi efek jera dan menekan angka peredaran narkoba di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×