kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Jokowi menyatakan perang dengan narkoba


Kamis, 18 Desember 2014 / 10:43 WIB
Jokowi menyatakan perang dengan narkoba
ILUSTRASI. Penderita Diabetes Bisa Melakukan 10 Hal Ini untuk Menurunkan Kadar Gula Darah


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Presiden Joko Widodo menabuh genderang perang bagi para pengedar narkotika dan obat-obatan terlarang. Genderang perang ini dia tabuh karena saat ini Indonesia sudah berada dalam darurat narkoba.

Jokowi mengatakan, perang terhadap para pengedar narkoba tersebut telah dia lakukan dengan menolak pengajuan grasi yang telah diajukan oleh 64 pengedar narkoba yang telah divonis mati oleh pengadilan. "Tidak akan saya berikan grasi," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional di Jakarta Kamis (18/12).

Jokowi berharap, perang yang dilakukannya tersebut bisa memberi efek jera dan menekan angka peredaran narkoba di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×