kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kemtan akan bangunkan lahan tidur di Kalimantan


Kamis, 15 Desember 2016 / 15:12 WIB


Reporter: Dian Sari Pertiwi | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) tengah mendorong peningkatan luas tambah tanam (LTT) di Kalimantan Selatan.

Kemtan memasang target peningkatan LTT dari Oktober 2016 hingga Maret 2017 sebesar 205.233 hektare, dan sepanjang tahun yang akan digarap mencapai 601.938 ha.

Untuk meningkatkan luas tanam, pemerintah berkeinginan menggunakan kembali lahan tidur menjadi lahan produktif.

"Lahan tidur nasional mencapai 14 juta hektare. Potensi ini harus dimanfaatkan sehingga kita dapat mengekspor pangan," kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian dalam keterangan tertulis yang diterima KONTAN, kemarin (14/12). Lahan tersebut untuk memproduksi padi.

Kemtan mengklaim, realisasi produksi padi sampai Agustus 2016 sebesar 1,5 juta ton. Sementara pada Desember 2016 diperkirakan produksinya naik menjadi 2,5 juta ton.

Selain padi, Kalimantan Selatan juga meningkatkan produktivitas komoditas bawang merah. Luas tanam bawang merah 360 ha dengan produktivitas sebesar 7 ton per ha.

"Membangunkan lahan tidur bukan hanya meningkatkan LTT tapi juga mewujudkan swasembada pangan, sehingga dapat ditanami komoditas pangan strategis," tandas Amran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×