kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kemnaker jalin kerjasama dengan Nissan Motor Indonesia untuk pelatihan otomotif


Selasa, 28 Mei 2019 / 16:29 WIB


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus menjalin kerja sama dengan dunia industri untuk meningkatkan kualitas pelatihan kerja di BLK. Kali ini, Kemnaker melalui BBPLK Bandung sepakat menjalin kerja sama dengan PT Nissan Motor Indonesia untuk meningkatkan kualitas pelatihan kerja kejuruan otomotif.

Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemnaker, Bambang Satrio Lelono menjelaskan, kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pelatihan kejuruan otomotif di BBPLK Bandung. Sebelumnya, BBPLK Bandung juga telah menjalin kerja sama dengan Mitsubishi Indonesia.

"Saya harapkan bukan hanya Nissan dan Mitsubishi, tapi semua industri otomotif bisa diajak kerja sama. Agar kedepannya pelatihan di BBPLK Bandung sesuai dengan kebutuhan seluruh industri," kata Dirjen Binalattas, Selasa (28/5).

Menurutnya, kerja sama antara BLK dengan industri sangat menguntungkan kedua belah pihak. Satu sisi, BBPLK Bandung dapat menyelenggarakan pelatihan sesuai kebutuhan industri. 

Selain itu, kerja sama ini dapat membantu lulusan BBPLK Bandung mudah terserap pasar kerja. "Dengan begini kan lulusannya bisa langsung diterima industri mereka," jelas Dirjen Binalattas.

Di sisi yang lain, PT Nissan Motor Indonesia dapat memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja terampil yang sesuai dengan konsep industri otomotif mereka. "Karena jaringan distributor mereka ini membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak," ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BBPLK bandung, Tuti Haryanti menambahkan, program kerja sama pelatihan dengan PT Nissan Motor Indonesia ini akan dimulai tahun ini. "Untuk tahun ini dua kelas dulu. Untuk tahun berikutnya ditingkatkan lagi," terang Yanti.

Kerja sama ini mencakup penyusunan program pelatihan, audit kompetensi instruktur, OJT, sertifikasi kompetensi, pelatihan otomotif, hingga pertukaran informasi pasar kerja. "Kemudian rekrutmen peserta. Nanti kita juga akan membuka Kelas Nissan di BLK," paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×