kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kemkominfo: Telekomunikasi di Aceh tidak rusak


Rabu, 03 Juli 2013 / 15:46 WIB
Kemkominfo: Telekomunikasi di Aceh tidak rusak
ILUSTRASI. Hati-Hati! Paracetamol Sangat Beracun untuk Kucing!


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Gatot S. Dewa Broto, mengatakan, kementeriannya telah melakukan koordinasi dengan para komunitas telekomunikasi pasca gempa di Aceh, Selasa (2/7).

Menurut Gatot, pada interval 10 menit sampai 2 jam (pukul 16.37 WIB) setelah gempa, telah terjadi lonjakan trafik telekomunikasi yang cukup tinggi karena komunikasi antarkeluarga, antarinstansi dan komunikasi lainnya.

Dia bilang, pasca gempa, komunikasi sempat terganggu sebentar namun tidak sampai terputus total. "Tidak ada kerusakan infrastruktur telekomunikasi yang berarti," ujar Gatot dalam siaran persnya yang diterima KONTAN, Rabu (3/7).

Gangguan komunikasi terjadi karena kelangkaan suplai daya listrik di satu BTS yang ada di dekat lokasi gempa. Namun, dapat di backup dengan genset dan baterai yang tersedia.

Gatot menjelaskan, Kemkominfo sejak semalam dan saat ini terus mendorong Orari dan Rapi di Aceh untuk mengatasi masalah komunikasi di daerah terpencil yang tidak tersentuh fasilitas telekomunikasi. Kemkominfo akan terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan para komunitas telekomunikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×