kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.094   -54,00   -0,31%
  • IDX 7.166   195,42   2,80%
  • KOMPAS100 990   32,09   3,35%
  • LQ45 724   22,39   3,19%
  • ISSI 256   6,22   2,49%
  • IDX30 395   12,82   3,35%
  • IDXHIDIV20 484   11,84   2,51%
  • IDX80 111   3,48   3,22%
  • IDXV30 132   2,09   1,60%
  • IDXQ30 128   3,74   3,01%

Kementerian PUPR baru realisasikan Rp 10,03 triliun anggaran di kuartal I 2020


Selasa, 21 April 2020 / 22:02 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (tengah) saat peresmian Terowongan Air Nanjung di Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/1/2020). Presiden Jokowi meresm


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Hingga akhir Maret 2020, Kementerian PUPR baru merealisasikan anggaran sebesar Rp 10,03 triliun. Jumlah tersebut baru mencapai 8,34% dari pagu anggaran Kementerian PUPR di 2020 yakni sebesar Rp 120,21 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga mengatakan, progres fisik dari penyerapan tersebut baru sebesar 7,48%, dimana angka ini lebih rendah dari target awal yang sekitar 11%.

Baca Juga: Ada Covid-19, anggaran Kementerian PUPR dipangkas Rp 44,58 triliun

"Ini terjadi kelambatan sedikit dari rencana semula, seharusnya 11%, tetapi baru mencapai 8,34% jadi ada deviasi 3%," ujar Basuki dalam rapat kerja dengan komisi V DPR yang dilakukan secara virtual, Selasa (21/4).

Dalam kesempatan yang sama, Basuki pun menjelaskan adanya pengurangan atau realokasi anggaran Kementerian PUPR untuk menangani dampak Covid-19 ini.

Dia menjelaskan, perubahan postur anggaran Kementerian PUPR sudah terjadi selama dua kali, dimana berdasarkan Perpres 54 tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN tahun 2020, anggaran Kementerian PUPR yang dipangkas awalnya adalah Rp 24,53 triliun.

Baca Juga: Basuki: Lima pegawai Kementerian PUPR positif corona




TERBARU

[X]
×