kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Kemenpora dapat sorotan Komisi X DPR


Jumat, 01 Juni 2012 / 10:20 WIB
ILUSTRASI. Eastparc Hotel, perusahaan dari sub-sektor perhotelan asal Yogyakarta yang akan melantai di bursa, telah menetapkan harga penawaran untuk sahamnya.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mengevaluasi kinerja Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dipimpin oleh Andi Malarangeng. Evaluasi ini terkait dengan banyak kejanggalan dalam proyek pembangunan gedung olahraga di Bukit Hambalang di Bogor, Jawa Barat.

"Tata kelola dan manajemen kementerian perlu diperbaiki. Dan manajemen salah satunya adalah tergantung pada kepemimpinan," kata Dedi Gumelar anggota Komisi X dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (1/6).

Komisi X sebagai mitra Kemenpora, lanjut Dedi, tidak puas dengan kinerja Menpora Andi Malarangeng. Terutama mengenai kurang maksimalnya kepemimpinan Andi mengelola kedua bidang tersebut.

Kendati demikian, politisi dari PDIP ini tidak mau berkomentar lebih jauh mengenai posisi Andi sebagai pembantu Presiden. Karena menurutnya yang memiliki kewenangan akan hal tersebut adalah Partai Demokrat dan Presiden SBY. "Yang punya wilayah itu adalah Presiden. Saya ingin objektif saja. Kami adalah dari partai oposisi," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×