kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Kemenlu: Belum diketahui ada WNI di Germanwings


Rabu, 25 Maret 2015 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Salah satu kantor asuransi jiwa (Panin Dai-ichi Life) di Jakarta, Selasa (31/05/2022). pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/31/05/2022.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kementerian Luar Negeri melakukan koordinasi dengan Perwakilan RI di Paris, Berlin, Madrid, serta Marseille pasca jatuhnya pesawat Germanwings. Hingga Rabu (25/3), belum ada informasi terkait kemungkinan warga negara Indonesia yang turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Pesawat Airbus A320 penerbangan Barcelona-Duesseldorf yang jatuh di Perancis, Selasa (24/3).

"Hasil koordinasi dengan Perwakilan RI di Paris, Berlin, Madrid, dan Marseille, belum diketahui adanya korban Warga Negara Indonesia dalam kecelakaan tersebut. Kementerian Luar Negeri terus memantau dengan seksama perkembangan proses pencarian dan evakuasi pesawat Germanwings dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Perancis, Jerman dan Spanyol," tulis siaran pers Kemenlu yang diterima wartawan, Rabu (25/3) pagi.

Kemenlu juga menyampaikan bahwa Indonesia berbelasungkawa atas kecelakaan tersebut. Pemerintah juga mendukung upaya bersama Jerman, Perancis, dan Spanyol untuk mencari pesawat yang membawa 150 orang itu.

"Pemerintah Indonesia juga mendukung kerjasama internasional untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi pesawat tersebut," kata Kemenlu.

Manajemen maskapai penerbangan Germanwings menyatakan, pesawat Airbus A320 penerbangan Barcelona-Duesseldorf yang jatuh di Perancis, Selasa (24/3), mulai kehilangan ketinggian satu menit setelah mencapai ketinggian jelajah. Selanjutnya, selama delapan menit berikutnya, pesawat yang berusia 24 tahun itu terus menukik hingga akhirnya menghunjam bumi di Pegunungan Alpen, Perancis. Saat ini, tim masih mencari penyebab jatuhnya pesawat tersebut. (Icha Rastika)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×