kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.845   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Kemenkeu mencatat total nilai aset negara mencapai Rp 11.000 triliun pada 2020


Jumat, 16 Juli 2021 / 16:21 WIB
ILUSTRASI. Direktur Barang Milik Negara (BMN) Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Encep Sudarwan.


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Sedangkan kementerian dengan  nilai  BMN  terbesar  kedua  ialah  Kementerian  Pertahanan  dengan  nilai  BMN  sebesar Rp 1.749,48, disusul Kementerian Sekretariat Negara dengan nilai BMN sebesar Rp 636,39 triliun.  

Sementara itu,  pada tahun sebelumnya, nilai aset tetap mengalami kenaikan yang signifikan yakni dari Rp 1.931 triliun di tahun 2018 menjadi Rp 5.950 triliun di tahun 2019.

Baca Juga: Taspen gelar vaksinasi untuk anak

Hal itu berasal dari pelaksanaan revaluasi (penilaian kembali) BMN pada komponen aset tanah, gedung bangunan, dan jalan, irigasi dan  jaringan.  Penilaian  kembali  BMN  dilakukan  guna menyajikan  nilai  wajar  aset  sebagai  bentuk akuntabilitas laporan keuangan pemerintah.

Dirjen Kekayaan Negara Rionald Silaban mengatakan  pihaknya terus mengupayakan aset negara bisa tercatat, sehingga memiliki administrasi yang baik. Hal ini akan mempengaruhi transparansi dan pertanggungjawaban.

“Ini menjadi perhatian kami untuk menjaga aset secara administrasi sehingga tercatat dan ada di dalam buku kepemilikan pemerintah,” kata Rionald. 

Selanjutnya: BUMN Makin Haus Suntikan Modal Segar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×