kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 18.012   53,00   0,30%
  • IDX 5.886   -16,34   -0,28%
  • KOMPAS100 775   -7,40   -0,95%
  • LQ45 587   -2,64   -0,45%
  • ISSI 201   -0,63   -0,31%
  • IDX30 334   -0,77   -0,23%
  • IDXHIDIV20 414   0,55   0,13%
  • IDX80 88   -0,64   -0,72%
  • IDXV30 110   -0,60   -0,54%
  • IDXQ30 108   0,47   0,44%

Kemenhub Tutup 172 Perlintasan Sebidang Jalur Kereta Api


Kamis, 11 Juni 2026 / 18:12 WIB
Kemenhub Tutup 172 Perlintasan Sebidang Jalur Kereta Api
ILUSTRASI. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat program penutupan perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.  (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat program penutupan perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Hingga saat ini, sebanyak 172 perlintasan sebidang telah ditutup, sementara 490 lokasi lainnya masih dalam proses penutupan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan perkembangan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (11/6).

"Kami menyampaikan progres percepatan penanganan perlintasan sebidang. Saat ini sudah ada 172 perlintasan yang ditutup dan 490 lainnya sedang dalam proses," ujar Dudy.

Baca Juga: Harga Pertamax Melambung, Kementerian ESDM Jawab Nasib Kelas Menengah

Selain itu, masih terdapat sekitar 1.148 perlintasan sebidang yang menjadi target penanganan berikutnya. Menurut Dudy, wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi kawasan dengan jumlah perlintasan yang paling banyak ditutup.

"Yang paling banyak berada di wilayah Jabodetabek, sekitar 166 lokasi," katanya.

Penutupan perlintasan sebidang menjadi salah satu upaya pemerintah menekan risiko kecelakaan antara kereta api dan kendaraan di jalan raya. Isu keselamatan di perlintasan sebidang kembali menjadi perhatian karena masih banyaknya titik perlintasan yang belum memenuhi standar keselamatan.

Berdasarkan data pemerintah, dari total 3.674 perlintasan sebidang yang terdata di Indonesia, sebanyak 1.810 di antaranya tidak dijaga. Dari jumlah tersebut, 172 perlintasan memiliki lebar jalan kurang dari dua meter, sementara 1.638 lainnya memiliki lebar jalan lebih dari dua meter.

Sejalan dengan upaya peningkatan keselamatan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebelumnya juga berencana menerapkan teknologi automatic train protection (ATP) pada jaringan kereta api konvensional. Teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan operasional perjalanan kereta api.

Dalam pertemuan yang sama, Dudy juga melaporkan sejumlah proyek pengembangan transportasi perkeretaapian kepada Presiden. Salah satunya rencana renovasi Stasiun Gambir yang akan dilakukan dalam dua tahun ke depan dan terintegrasi dengan layanan KRL Commuter Line.

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Minta Tambahan Anggaran Rp 3,23 Triliun pada 2027

Pemerintah juga menyiapkan pengembangan Stasiun Manggarai sebagai pusat integrasi atau hub transportasi kereta api di Jakarta.

Menurut Dudy, berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan keselamatan, kapasitas, dan konektivitas layanan transportasi berbasis rel di kawasan perkotaan maupun antarkota.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×