kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji RI Tuntaskan Thawaf Ifadhah Sebelum Pulang ke Tanah Air


Minggu, 31 Mei 2026 / 17:56 WIB
Kemenhaj Pastikan Jemaah Haji RI Tuntaskan Thawaf Ifadhah Sebelum Pulang ke Tanah Air
ILUSTRASI. Fase Armuzna selesai, jemaah haji Indonesia bersiap pulang. (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - MAKKAH. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh jemaah haji Indonesia menyelesaikan thawaf ifadhah sebelum dipulangkan ke Tanah Air.

Langkah ini dilakukan setelah seluruh jemaah yang mengikuti fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina dan kembali ke hotel masing-masing di Makkah.

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menegaskan pihaknya telah menginstruksikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 untuk memastikan tidak ada jemaah yang meninggalkan Arab Saudi tanpa menunaikan thawaf ifadhah, yang merupakan salah satu rukun haji.

"Kami telah memerintahkan seluruh petugas untuk memastikan bahwa setiap jemaah yang belum melaksanakan thawaf ifadhah dapat menyelesaikannya sebelum kembali ke Tanah Air," ujar Gus Irfan dalam konferensi pers di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Syisyah, Makkah, Sabtu (30/5/2026) malam.

Menurut Gus Irfan, petugas akan memberikan pendampingan dan pemantauan secara intensif kepada jemaah yang masih harus menyelesaikan thawaf ifadhah. Pendampingan tersebut diprioritaskan bagi jemaah lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta jemaah yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Baca Juga: Arab Saudi Paparkan Jadwal Haji 2027, Indonesia Mulai Lakukan Persiapan

Ia menambahkan, langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh proses ibadah lanjutan berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan syariat maupun regulasi penyelenggaraan ibadah haji.

Fase Puncak Haji Armuzna Resmi Berakhir

Pada kesempatan yang sama, Gus Irfan menyampaikan bahwa Sabtu (30/5/2026) yang bertepatan dengan 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah menjadi penanda berakhirnya fase puncak ibadah haji di Armuzna bagi jemaah haji Indonesia yang mengambil nafar tsani.

Jemaah yang memilih nafar awal diketahui telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah pada 12 Dzulhijjah. Sementara itu, seluruh jemaah nafar tsani juga telah diberangkatkan dari Mina menuju Makkah pada Sabtu sore waktu setempat.

"Sebelumnya, jemaah yang mengambil nafar awal telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah pada 12 Dzulhijjah. Alhamdulillah, hari ini kami memastikan bahwa pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia yang berada di Mina telah diberangkatkan kembali menuju hotel masing-masing di Makkah," ucap Gus Irfan.

Dengan selesainya proses pemulangan jemaah dari Mina, fase Mina bagi jemaah haji Indonesia resmi berakhir. Seluruh jemaah kini telah kembali ke hotel dan bersiap melanjutkan rangkaian ibadah berikutnya di Kota Suci Makkah, termasuk menyelesaikan thawaf ifadhah bagi yang belum menunaikannya.

"Alhamdulillah, hari ini kami memastikan bahwa pada pukul 15.00 waktu Arab Saudi, seluruh jemaah haji Indonesia yang berada di Mina telah diberangkatkan kembali menuju hotel masing-masing di Makkah," kata Gus Irfan.

Gus Irfan juga menegaskan bahwa kawasan Mina kini telah bersih dari jemaah haji Indonesia. Seluruh peserta haji Indonesia telah kembali ke pemondokan masing-masing untuk melanjutkan ibadah di Tanah Haram sebelum memasuki fase pemulangan.

Indonesia Dapat Kuota Haji 221.000 Jemaah pada 2026

Sebagai informasi, Indonesia memperoleh kuota sebanyak 221.000 jemaah pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pemerintah menyatakan seluruh rangkaian puncak ibadah haji telah berlangsung dengan baik dan saat ini fokus beralih pada proses pemulangan jemaah ke Indonesia secara bertahap.

Baca Juga: Kemenhaj Fokus Evaluasi Mina dan Istithaah Kesehatan untuk Haji 2027

Jadwal Pemulangan Jemaah Haji Indonesia 2026

Berikut jadwal pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026:

  • 1 Juni 2026 (15 Zulhijah 1447 H): Awal pemulangan gelombang I dari Jeddah ke Indonesia.

  • 1 Juni 2026: Awal kedatangan jemaah gelombang I di Tanah Air.

  • 7 Juni 2026 (21 Zulhijah 1447 H): Awal pergerakan gelombang II dari Makkah ke Madinah.

  • 15 Juni 2026 (29 Zulhijah 1447 H): Akhir pemulangan gelombang I.

  • 16 Juni 2026 (1 Muharam 1448 H): Tahun Baru Hijriah sekaligus awal pemulangan gelombang II.

  • 16 Juni 2026: Awal kedatangan jemaah gelombang II di Indonesia.

  • 21 Juni 2026 (6 Muharam 1448 H): Akhir pergerakan jemaah gelombang II ke Madinah.

  • 30 Juni 2026 (15 Muharam 1448 H): Akhir pemulangan gelombang II.

  • 1 Juli 2026 (16 Muharam 1448 H): Akhir kedatangan seluruh jemaah haji Indonesia di Tanah Air.

Dengan berakhirnya fase Armuzna dan Mina, penyelenggaraan haji Indonesia kini memasuki tahap akhir berupa penyelesaian ibadah di Makkah serta proses pemulangan jemaah secara bertahap hingga awal Juli 2026.

Pemerintah melalui Kemenhaj menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh jemaah dapat menuntaskan rangkaian ibadah hajinya secara sempurna sebelum kembali ke Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×