Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf memastikan harga tiket pesawat untuk keberangkatan haji 2026 tidak mengalami kenaikan, meski harga minyak dunia melonjak akibat konflik di Timur Tengah.
Irfan mengatakan, hingga saat ini maskapai yang melayani penerbangan haji belum mengajukan perubahan harga tiket kepada pemerintah.
“Sampai hari ini maskapai belum mengajukan perubahan harga karena memang kontraknya sudah kita sepakati beberapa waktu yang lalu,” kata Irfan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (12/3/2026).
Dia menambahkan, pemerintah juga telah bertemu dengan pihak maskapai.
Baca Juga: Pemerintah Kaji Alihkan Impor Minyak dari Timur Tengah ke AS dan Negara Lain
Dalam pertemuan tersebut tidak ada pembahasan terkait kenaikan tarif penerbangan haji.
“Kemarin kita ketemu dengan mereka juga tidak bicara tentang kenaikan harga, hanya bicara tentang kemungkinan-kemungkinan perubahan jalur saja,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, harga minyak dunia kembali melonjak pada Kamis (12/3/2026) setelah pasar menyoroti gangguan pasokan akibat konflik yang terus meluas di kawasan Timur Tengah.
Mengutip Bloomberg, harga minyak acuan Brent sempat naik hingga 7,9 persen ke level 99,24 dollar AS per barrel. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati 94 dollar AS per barrel.
Kenaikan harga minyak dipicu oleh terganggunya jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz yang menjadi salah satu rute utama distribusi energi dunia.
Kondisi tersebut memaksa sejumlah produsen minyak di kawasan Teluk memangkas produksi secara signifikan.
Selain itu, sejumlah kapal dilaporkan mendapat serangan di sekitar jalur perairan sempit tersebut.
Situasi ini semakin meningkatkan risiko bagi aktivitas pelayaran dan pengiriman energi global.
Untuk diketahui, eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat dilaporkan menyerang Teheran, Iran, pada Sabtu (28/2/2026).
Serangan itu dilaporkan terjadi di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Kantor berita Tasnim dan Fars kemudian mengonfirmasi kematian Khamenei.
Sejak saat itu, aksi saling serang dilaporkan masih berlangsung dan meluas di kawasan regional Timur Tengah.
Aktivitas di Selat Hormuz turut terdampak dan memengaruhi perekonomian global. Sebab, selat tersebut menjadi jalur utama perdagangan komoditas penting, terutama minyak dan gas.
Baca Juga: Perang Iran vs Israel-AS Bakal Panjang, Tekan Ekonomi:Penerimaan Turun Harga BBM Naik
Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/03/12/17424341/kemenhaj-pastikan-harga-tiket-pesawat-haji-tak-naik-imbas-konflik-timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













