kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.922   52,00   0,29%
  • IDX 5.685   -135,88   -2,33%
  • KOMPAS100 734   -18,63   -2,48%
  • LQ45 559   -13,70   -2,39%
  • ISSI 197   -4,20   -2,09%
  • IDX30 318   -7,09   -2,18%
  • IDXHIDIV20 393   -8,50   -2,12%
  • IDX80 83   -2,10   -2,45%
  • IDXV30 107   -1,83   -1,69%
  • IDXQ30 103   -2,19   -2,09%

Kemdag beri izin impor gula mentah kepada 11 perusahaan


Kamis, 18 Januari 2018 / 21:34 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi gula impor - gula rafinasi


Reporter: Abdul Basith | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemdag) keluarkan izin impor gula mentah (raw sugar) semester satu tahun 2018. Izin impor itu akan diberikan kepada 11 perusahaan produsen Gula Kristal Rafinasi (GKR) yang digunakan sebagai bahan baku industri.

Sebelas perusahaan tersebut adalah Andalan Furnindo, Angels Products, Berkah Manis Makmur, Dharmapala Usaha Sukses, Duta Sugar International, Jawamanis Rafinasi, Makassar Tene, Medan Sugar Industry, Permata Dunia Sukses Utama, Sentra Usahatama Jaya, dan Sugar Labinta.

"Sudah, jumlahnya 1,8 juta ton," ujar Direktur Perdagangan Luar Negeri (Dirjen Daglu), Kementerian Perdagangan (Kemdag), Oke Nurwan ketika ditanya mengenai izin impor gula mentah saat di DPR, Kamis (18/1).

Jumlah impor itu hampir setengah dari kebutuhan gula mentah Indonesia per tahun. Oke bilang kebutuhan gula mentah setahun sekitar 3,6 juta ton.

Sebelumnya kondisi industri pengguna GKR masih aman meski izin impor gula mentah terlambat. Oke bilang industri yang menggunakan gula masih memiliki stok cadangan yang dapat digunakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×