kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kemdag ancam tindakan tegas spekulan harga pangan


Senin, 17 November 2014 / 17:37 WIB
ILUSTRASI. Biografi Siddhartha Gautama, Pendiri Agama Buddha;Sumber Foto : hunsa.com


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Pemerintah akan melakukan tindakan tegas terhadap aksi spekulasi yang menyebabkan harga-harga menjadi naik. Ancaman itu terkait naiknya sejumlah harga bahan kebutuhan pokok akibat rencana kenaikan harga BBM subsidi.

Menteri Perdagangan Rahmat Gobel mengaku telah memastikan untuk menjaga stabilitas harga-harga kebutuhan pokok sebagai efek kenaikan BBM subsidi. "Kita minta dinas perdagangan di daerah bekerjasama dengan instansi keamanan," ujarnya, Senin (17/11) di Istana Negara, Jakarta.

Tindakan tegas menurutnya mutlak dilakukan. Karena yang dilakukan para spekulan telah merugikan masyarakat, apalagi margin yang diambil spekulan itu sangat tinggi. Rahmat yakin saat dengan tindakan tegas ini maka ini harga-harga terkendali.

Dia mengaku, tetap akan ada kenaikan namun rendah. Kalaupun ada yang mengalami kenaikan drastis itu hanya terjadi untuk komoditas palawija, terutama cabai.

Kenaikan harga cabai ini menurutnya disebabkan faktor musim kering dan kendala logistik. Untuk menekan biaya logistik, pemerintah menghimbau para pedagang besar terutama pedagang besar antar pulau untuk memprioritaskan kebutuhan pangan. Jadi jangan sampai ada kemacetan dalam pendistribusiannya.

Selain itu, Rahmat juga mengaku pihaknya siap melakukan operasi pasar. Tujuannya supaya ada intervensi pemerintah terhadap pasar, sehingga harganya bisa lebih stabil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×