kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   30.000   1,05%
  • USD/IDR 17.155   11,00   0,06%
  • IDX 7.652   -23,67   -0,31%
  • KOMPAS100 1.059   -3,56   -0,33%
  • LQ45 762   -2,05   -0,27%
  • ISSI 278   0,32   0,12%
  • IDX30 407   0,46   0,11%
  • IDXHIDIV20 492   0,76   0,15%
  • IDX80 118   -0,33   -0,28%
  • IDXV30 138   1,18   0,86%
  • IDXQ30 130   0,08   0,06%

BI: Soal BBM, pemerintah harus lebih struktural


Senin, 17 November 2014 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Hingga sekarang ini pemerintah belum juga mengeluarkan kebijakan resmi mengenai harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Terkait harga BBM subsidi ini Bank Indonesia (BI) berharap pemerintah harus memberikan kebijakan yang sifatnya struktural.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, kebijakan yang direkomendasikan oleh BI adalah suatu perbaikan yang struktural. Kebijakan yang dilakukan bukan hanya perbaikan yang sifatnya ad hoc satu kali. "Nanti tahun depan kita ada masalah lagi. Dua tahun lagi kita ada masalah lagi," ujarnya di Jakarta, Senin (17/11).

Kebijakan yang diambil pemerintah apabila memang hendak melakukan penyesuaian harga BBM,  harus dikombinasikan dengan pemberian subsidi tetap. Pada awalnya, menurut Agus, memang akan terjadi sedikit fluktuasi pada harga.

Namun ke depannya dengan menerapkan pola subsidi tetap maka pengelolaan inflasi menjadi jauh lebih baik. "Kami merokemendasikan adanya suatu pengelolaan subsidi energi yang penyelesaiannya struktural. Itu akan baik sekali," tandas Mantan Menteri Keuangan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×