kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kelompok pengeluaran makanan dan tembakau sumbang deflasi terbesar September 2020


Kamis, 01 Oktober 2020 / 16:56 WIB
Kelompok pengeluaran makanan dan tembakau sumbang deflasi terbesar September 2020
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto dalam paparan terkait Indeks Harga Konsumen September 2020 di kantor BPS Pusat, Jakarta, Kamis (1/10/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) September 2020 mengalami deflasi sebesar 0,05% mom.

Kepala BPS Suhariyanto bilang, salah satu penyumbang deflasi terbesar adalah penurunan harga pada kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau.

“Kelompok ini mengalami deflasi sebesar 0,37% mom, dengan andil kepada deflasi cukup signifikan, yaitu sebesar 0,09%,” kata Suhariyanto, Kamis (1/10).

Beberapa komoditas yang menyumbang deflasi dalam kelompok ini antara lain penurunan harga daging ayam ras dan telur ayam ras yang masing-masing menyumbang deflasi sebesar 0,04%.

Untuk daging ayam ras, penurunan terjadi di 67 kota IHK yang disurvei oleh BPS.  Salah satu yang mengalami penurunan terbesar adalah kota Maumere dengan penurunan daging ayam ras sebesar 24%. Sementara itu, telur ayam ras mengalami penurunan harga di 79 kota IHK.

Baca Juga: Hattrick! Indeks Harga Konsumen September 2020 deflasi 0,05% mom

Kemudian, ada juga bawang merah yang turun harga dan memberi andil 0,02%. Beberapa jenis sayuran seperti tomat dan cabai rawit juga memberi andil pada deflasi sebesar 0,01%.

Akan tetapi, masih ada beberapa komoditas yang mengalami inflasi. Salah satu yang mengalami kenaikan harga dan paling dominan adalah minyak goreng. Peningkatannya memberi andil pada inflasi sebesar 0,02%.

Selain itu, bawang merah juga mengalami peningkatan harga dan memberi andil pada inflasi sebesar 0,01%.

Lebih lanjut, dengan deflasi pada September 2020 ini, maka tingkat inflasi pada tahun kalender (Januari 2020 - September 2020) sebesar 0,89% ytd. Sementara tingkat inflasi tahunan, tercatat sebesar 1,42% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×