kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat hambat pemulihan ekonomi


Kamis, 28 Januari 2021 / 10:19 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1). Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat hambat pemulihan ekonomi.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardana melihat, pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada awal tahun ini bisa menahan pemulihan ekonomi.

“Mengingat, PPKM yang diterapkan memengaruhi 7 provinsi yang memiliki kontribusi sekitar 60% terhadap ekonomi nasional,” kata Wisnu kepada Kontan.co.id, Rabu (27/1).

Namun, Wisnu yakin tetap ada pemulihan ekonomi yang berlanjut. Apalagi, dengan adanya program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah per 13 Januari 2021.

Baca Juga: Ada pembatasan kegiatan masyarakat, ekonomi kuartal I-2021 bisa di bawah 1%

Hanya saja, optimisme dari distribusi vaksin ini pasti memerlukan waktu sehingga bisa diterima oleh masyarakat sebagai fondasi kepercayaan untuk kembali membelanjakan dananya atau melakukan konsumsi.

Wisnu khawatir, di kuartal I-2021 nanti pertumbuhan ekonomi masih akan berada di zona negatif. Baru, pada kuartal II-2021, pertumbuhan ekonomi berpotensi masuk ke zona positif.

Selanjutnya: Setelah penurunan 5 hari beruntun IHSG, ini saham yang patut dilirik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×