kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   -50.000   -1,70%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat hambat pemulihan ekonomi


Kamis, 28 Januari 2021 / 10:19 WIB
Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat hambat pemulihan ekonomi
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat di Terminal Petikemas Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/1). Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat hambat pemulihan ekonomi.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Bank Danamon Wisnu Wardana melihat, pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada awal tahun ini bisa menahan pemulihan ekonomi.

“Mengingat, PPKM yang diterapkan memengaruhi 7 provinsi yang memiliki kontribusi sekitar 60% terhadap ekonomi nasional,” kata Wisnu kepada Kontan.co.id, Rabu (27/1).

Namun, Wisnu yakin tetap ada pemulihan ekonomi yang berlanjut. Apalagi, dengan adanya program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah per 13 Januari 2021.

Baca Juga: Ada pembatasan kegiatan masyarakat, ekonomi kuartal I-2021 bisa di bawah 1%

Hanya saja, optimisme dari distribusi vaksin ini pasti memerlukan waktu sehingga bisa diterima oleh masyarakat sebagai fondasi kepercayaan untuk kembali membelanjakan dananya atau melakukan konsumsi.

Wisnu khawatir, di kuartal I-2021 nanti pertumbuhan ekonomi masih akan berada di zona negatif. Baru, pada kuartal II-2021, pertumbuhan ekonomi berpotensi masuk ke zona positif.

Selanjutnya: Setelah penurunan 5 hari beruntun IHSG, ini saham yang patut dilirik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×