CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

Kata Ridwan Kamil, BBM turun naik bikin 'riweuh'


Selasa, 31 Maret 2015 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini (18/10) di Pegadaian Fluktuatif. ANTARA FOTO/Yudi/YU


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

BANDUNG. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengaku kerepotan setelah harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan beberapa hari lalu. Pria yang kerap disapa Emil ini mengatakan, Pemkot Bandung kerepotan untuk menentukan tarif angkutan umum.

"Bikin riweuh karena naik turun harga angkot," kata Emil di Sasana Budaya Ganesha, Tamansari, Kota Bandung, Senin (31/3).

Emil menambahkan, Pemkot Bandung saat ini tengah mencari konsep yang bisa sama-sama menguntungkan baik untuk sopir angkot ataupun penumpang.

"Lagi dicari konsepnya. Kalau naik turun setiap minggu gimana saya bikin keputusan harga angkot," ungkap Emil.

Selain itu, Emil mengaku belum mau mengikuti kebijakan memberikan subsidi untuk angkot.

"Saya fokus dulu agar warga Bandung bisa diberi keadilan di tarif kendaraan umum dengan sistem naik turun harga bbm dalam jangka waktu yang terlalu dekat," tandasnya.  (Putra Prima Perdana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×