kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kata Ridwan Kamil, BBM turun naik bikin 'riweuh'


Selasa, 31 Maret 2015 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini (18/10) di Pegadaian Fluktuatif. ANTARA FOTO/Yudi/YU


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

BANDUNG. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengaku kerepotan setelah harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan beberapa hari lalu. Pria yang kerap disapa Emil ini mengatakan, Pemkot Bandung kerepotan untuk menentukan tarif angkutan umum.

"Bikin riweuh karena naik turun harga angkot," kata Emil di Sasana Budaya Ganesha, Tamansari, Kota Bandung, Senin (31/3).

Emil menambahkan, Pemkot Bandung saat ini tengah mencari konsep yang bisa sama-sama menguntungkan baik untuk sopir angkot ataupun penumpang.

"Lagi dicari konsepnya. Kalau naik turun setiap minggu gimana saya bikin keputusan harga angkot," ungkap Emil.

Selain itu, Emil mengaku belum mau mengikuti kebijakan memberikan subsidi untuk angkot.

"Saya fokus dulu agar warga Bandung bisa diberi keadilan di tarif kendaraan umum dengan sistem naik turun harga bbm dalam jangka waktu yang terlalu dekat," tandasnya.  (Putra Prima Perdana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×