kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

Kata Ridwan Kamil, BBM turun naik bikin 'riweuh'


Selasa, 31 Maret 2015 / 14:22 WIB
ILUSTRASI. Harga Emas Antam dan UBS Hari Ini (18/10) di Pegadaian Fluktuatif. ANTARA FOTO/Yudi/YU


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

BANDUNG. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mengaku kerepotan setelah harga bahan bakar minyak (BBM) mengalami kenaikan beberapa hari lalu. Pria yang kerap disapa Emil ini mengatakan, Pemkot Bandung kerepotan untuk menentukan tarif angkutan umum.

"Bikin riweuh karena naik turun harga angkot," kata Emil di Sasana Budaya Ganesha, Tamansari, Kota Bandung, Senin (31/3).

Emil menambahkan, Pemkot Bandung saat ini tengah mencari konsep yang bisa sama-sama menguntungkan baik untuk sopir angkot ataupun penumpang.

"Lagi dicari konsepnya. Kalau naik turun setiap minggu gimana saya bikin keputusan harga angkot," ungkap Emil.

Selain itu, Emil mengaku belum mau mengikuti kebijakan memberikan subsidi untuk angkot.

"Saya fokus dulu agar warga Bandung bisa diberi keadilan di tarif kendaraan umum dengan sistem naik turun harga bbm dalam jangka waktu yang terlalu dekat," tandasnya.  (Putra Prima Perdana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×