kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Kata Jusuf Kalla soal pertemuan SBY dan Prabowo


Jumat, 28 Juli 2017 / 18:29 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara soal pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7) malam.

Menurut Kalla, pertemuan untuk mencari dukungan merupakan hal yang biasa dilakukan oleh para politisi.

"Semua politisi itu selalu mencari dukungan. Semua politisi itu bertemu mencari teman, mencari apalah," ujar Kalla, di Universitas Muhammadyah Makassar, Jumat (28/7).

Namun, Kalla enggan menanggapi saat ditanya oleh wartawan mengenai pernyataan SBY terkait pengawasan terhadap kekuasan agar tidak melampaui batas atau abuse of power.

Politisi Partai Golkar itu meminta wartawan bertanya maksud dari pernyataan itu ke SBY.

"Ya itu nanti tanyakan lagi ke Pak SBY, saya tidak ada pendapat," kata dia.

Dalam pertemuan SBY-Prabowo kemarin malam, kedua petinggi partai itu sepakat untuk bekerja sama mengawasi penguasa agar tidak melampaui batas.

"Saya harus sampaikan bahwa power must not go uncheck. Saya ulangi sekali lagi. Power must not go uncheck," kata SBY, usai pertemuan tertutup dengan Prabowo di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/).

"Artinya apa, kita, kami, harus memastikan bahwa penggunaan kekuasaan oleh para pemegang kekuasaan itu tidak melampui batas, sehingga cross the line (melewati batas), sehingga masuk yang disebut abuse of power (penyimpangan kekuasaan)," ujar Presiden keenam RI itu. (Kristian Erdianto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×