kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jokowi tanggapi santai pertemuan Prabowo dan SBY


Jumat, 28 Juli 2017 / 13:27 WIB


Reporter: Eldo Christoffel Rafael | Editor: Rizki Caturini

CIKARANG. Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ditanggapi santai oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

"Pertemuan kemarin saya kira biasa saja dan berlangung sangat baik," kata Jokowi, Jumat (28/7).

Menurutnya penting untuk menghargai setiap perbedaan. Serta menyatakan tiap masalah dapat selesai dengan musyawarah dan mufakat.

Seperti diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengkritik keras Undang-Undang Pemilu yang baru saja disahkan DPR pada 20 Juli 2017 lalu usai bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7) malam.

Dalam UU Pemilu yang telah disahkan DPR tersebut, partai atau gabungan partai baru bisa mengajukan calon presiden-calon wakil presiden jika memperoleh 20% kursi parlemen atau 25% suara nasional.

Jokowi berpendapat, aturan tersebut penting untuk penyederhanaan proses pemilu. Ini aturan produk DPR dan bukan hasil pemerintah. "Kalau tidak setuju bisa langsung dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×