kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.736   28,00   0,16%
  • IDX 6.497   -28,47   -0,44%
  • KOMPAS100 847   -2,11   -0,25%
  • LQ45 641   -3,69   -0,57%
  • ISSI 229   0,24   0,11%
  • IDX30 358   -2,27   -0,63%
  • IDXHIDIV20 435   -1,61   -0,37%
  • IDX80 97   -0,35   -0,36%
  • IDXV30 121   0,01   0,00%
  • IDXQ30 113   -0,74   -0,65%

Kasus penembakan di Papua masih gelap


Kamis, 10 November 2011 / 13:39 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) di Jl. Veteran Jakpus /Pho.Daniel/03/07/2006/KONTAN/difile oleh Daniel


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Belum ada titik terang mengenai penembakan yang terjadi di Papua. Kepala Polisi Jenderal Polisi Timur Pradopo mengatakan, penyelidikan kasus penembakan itu masih berlangsung.

Dia memaparkan, penyelidikan berlangsung di tiga titik yakni Puncak Jaya dan dua titik di Timika. "Masih penyelidikan tunggu perkembangan," katanya, Kamis (10/11). Menurut Timur, situasi keamanan yang terjadi di Papua merupakan dinamika dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Serangkaian penembakan terjadi di Papua akhir-akhir ini setelah kasus Freeport dan Kongres Rakyat Papua III. Salah satunya penembakan terhadap Kapolsek Bandara Mulia Ajun Komisaris Dominggus Octavianus. Dominggus tewas setelah diserang dan ditembak.

Sebelum kasus itu terjadi, penembakan juga terjadi pada tiga pendapatan di pendulangan emas. Bus karyawan PT Freeport juga menjadi sasaran penembakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×