kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.930   30,00   0,17%
  • IDX 6.316   -24,47   -0,39%
  • KOMPAS100 834   -5,35   -0,64%
  • LQ45 631   -5,49   -0,86%
  • ISSI 217   -0,78   -0,36%
  • IDX30 356   -2,80   -0,78%
  • IDXHIDIV20 440   -3,20   -0,72%
  • IDX80 95   -0,75   -0,78%
  • IDXV30 118   -0,48   -0,40%
  • IDXQ30 114   -0,98   -0,85%

Kasus mantan Dirut Pertamina Karen segera masuk persidangan


Minggu, 13 Januari 2019 / 20:38 WIB


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perkara yang menyeret mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan masih berjalan. Pekan depan berkas perkara disampaikan Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Mukri akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Untuk perkara atas nama Karen insyaAllah minggu depan sudah dilimpahkan ke PN Tipikor," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung Mukri saat dihubungi Kontan.co.id pada Sabtu (12/1).

Mengenai kemungkinan adanya orang besar yang ikut terseret, Mukri menuturkan semetara ini tidak ada.

Lantaran dugaan kasus korupsi tersebut mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan harus ditahan di Rutan Pondok Bambu.

Dugaan kasus ini berawal dari anak perusahaan Pertamina, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang melakukan akuisisi pada TOC Oil Company Ltd di blok Basker Manta Gummy, Australia melalui pembelian saham sebesar 10%.

Pada berita Kontan.co.id sebelumnya perjanjian yang disepakati pada 27 Mei 2009 memiliki nilai transaksi sebesar US$ 31 juta. Pengambilan keputusan investasi diduga tanpa ada studi kelayakan (feasibility study) dan persetujuan dewan komisaris.

Selain Karen kasus dugaan korupsi tersebut juga menyeret mantan Manajer Direktorat Hulu PT Pertamina Bayu Kristanto dan Direktur Keuangan Pertamina Frederik Siahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×