kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Kasus covid-19 turun, pemerintah diminta percepat pelaksanaan vaksinasi


Rabu, 31 Maret 2021 / 18:21 WIB
ILUSTRASI. Kasus covid-19 turun, pemerintah diminta percepat pelaksanaan vaksinasi.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Noverius Laoli

Ateng menyebut, penerapan protokol kesehatan perlu terus dilakukan. Sebab itu, pihaknya belum tahu kapan kapasitas angkutan umum transportasi darat bisa kembali seperti sedia kala.

“Kami di transportasi, meskipun ini vaksin sudah lebih masif lagi, kami pun juga berharap dan yakin yang namanya protokol kesehatan masih penting dilakukan. Sampai kapan kami juga belum bisa mengatakan. Bahwa angka positivity rate nya mungkin jadi agak menambah meningkat atau semua daerah sudah jadi hijau lagi itu barangkali berbeda,” terang Ateng.

Lebih lanjut, Ateng juga mendukung jika nantinya pemerintah memperluas penerapan PPKM mikro karena penyebaran covid-19 mesti ditekan semaksimal mungkin. Namun, Organda menilai tidak perlu adanya pelarangan perjalanan darat selama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, pada dasarnya pergerakan logistik dan pergerakan orang tetap dibutuhkan.

“Karena apa pun juga pergerakan logistik atau pergerakan penumpang salah satu cerminan dari masih berdenyutnya perekonomian di berbagai sektor,” tutur Ateng.

Selanjutnya: ADB setujui pinjaman US$ 450 juta untuk penyaluran vaksinasi di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×