kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Kantor banggar digeledah, Marzuki tak mengerti


Jumat, 10 Februari 2012 / 14:08 WIB
ILUSTRASI. Salah satu spot foto di Wisata Alam Batu Mahpar Tasikmalaya. Dok: Instagram Batu Mahpar Tasikmalaya


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Ali mengaku tidak mengerti alasan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) datang dan melakukan penggeledahan di Ruang Badan Anggaran (Banggar) lama di Gedung Nusantara I, Kompleks DPR-RI.

"Biarkan saja (penyidik KPK datang dan menggeledah), saya tidak mengerti. Tapi biarkan mereka melakukan tugas dengan baik. Tanya saja nanti ke KPK," jelas Marzuki.

Marzuki menjelaskan bahwa sepanjang penggeledahan yang dilakukan oleh para penyidik KPK mengikuti prosedur penyidikan maka hal tersebut tidak menjadi masalah. Selain itu, Marzuki juga mendukung penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK di Ruang Banggar lama tersebut. "Prinsipnya kita dukung," pungkas Marzuki.

Sebelumnya, lebih kurang 10 orang penyidik dari KPK datang dan melakukan penggeledahan di Ruang Banggar lama yang terletak di Gedung Nusantara I, Komplek DPR-RI, Jakarta, sejak pukul 10.00 wib. Tak satu pun dari penyidik yang seluruhnya memakai rompi bertuliskan KPK tersebut bersedia memberikan keterangan seputar penggeledahan di Ruang Banggar lama ini. Hingga kini penggeledahan oleh tim penyidik KPK masih berlangsung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×