kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.599.000   -4.000   -0,15%
  • USD/IDR 17.978   -64,00   -0,35%
  • IDX 6.342   22,23   0,35%
  • KOMPAS100 833   1,30   0,16%
  • LQ45 634   -1,37   -0,22%
  • ISSI 219   1,52   0,70%
  • IDX30 356   -1,12   -0,31%
  • IDXHIDIV20 436   -2,58   -0,59%
  • IDX80 95   0,04   0,04%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,48   -0,42%

Kantongi izin Kemenkes, pemesanan 500.000 alat rapid test corona siap masuk Indonesia


Kamis, 19 Maret 2020 / 15:22 WIB
ILUSTRASI. Staf Khusus BUMN Arya Sinulingga. Kantongi izin Kemenkes, Pemesanan 500.000 rapid tes corona oleh Kementerian BUMN mulai masuk Indonesia


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi Mahadi

Arya berharap dengan adanya, alat bantuan ini nantinya kasus virus corona yang ada Indonesia cepat terselesaikan.

"Kalau bisa rapid test dengan cepat dikasih izin permasalahan yang jadi kendala bisa terselesaikan. Walaupun rapid test bukan tes terakhir," jelas Arya.

Baca Juga: Turunkan suku bunga 25 bps, BI siapkan 7 langkah untuk topang pertumbuhan ekonomi

Arya menilai dengan metode rapid test harganya akan lebih terjangkau dibandingkan tes yang ada saat ini. Kendati begitu, dia belum mau merinci berapa biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk membeli alat ini.

“(Harganya) Enggak mahal. Ada deh, tunggu saja. Yang pasti lebih murah dari tes di RS (rumah sakit),” pungkas Arya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×