kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Kadin: Pengenaan PPnBM Tak Relevan Lagi


Jumat, 19 Juni 2009 / 16:58 WIB


Reporter: Martina Prianti

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Bidang Kebijakan Fiskal, Perpajakan, dan Kepabeanan Hariyadi B.Sukamdani menilai, pada dasarnya pengenaan PPnBM sudah tidak relevan lagi di waktu sekarang.

Menurutnya, pajak termasuk PPnBM bukan saja terkait fungsi anggaran yakni sebagai sumber pendapatan APBN tapi juga stimulan.

”Selain karena harga barangnya juga sudah mahal juga dapat mendorong untuk memilih berbelanja keluar negeri baik itu barang atau properti,” kata haryadi kepada KONTAN.

Karena itu, lanjutnya, ada baiknya pemerintah tidak lagi mengenakan PPnBM atas barang yang sebetulnya masih dapat dibeli di negeri sendiri. ”Jangan terkesan kok ada diskriminasi,” kata Haryadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×