kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Kadin nilai imbal dagang di tengah pandemi menguntungkan tapi butuh waktu


Minggu, 26 Juli 2020 / 20:10 WIB
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (29/4/2020). Untuk mengatasai dampak pandemi virus corona (COVID-19), Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2020 tentang Penataan dan Penyed


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Noverius Laoli

Dari sisi ekspor dapat mengatasi hambatan ekspor serta memperluas wilayah pasar dan memasarkan produk baru. Sementara dari sisi impor akan tercipta penghematan devisa negara.

Beberapa komoditas diungkapkan menjadi potensi dalam imbal dagang. Antara lain  kelapa sawit, karet, permesinan, kopi dan turunannya, kakao dan turunannya, produk tekstil, teh, alas kaki, ikan olahan, furnitur, buah-buahan, kopra, plastik dan turunannya, resin, kertas, serta rempah-rempah.

Asal tahu saja, tahun 2019 lalu Indonesia juga telah mengupayakan imbal dagang dengan Rusia. Indonesia akan menukar sejumlah komoditas dengan Sukhoi buatan Rusia.

Baca Juga: Suku Bunga Acuan BI Dipangkas, Obligasi Korporasi Bisa Ramai

Hingga saat ini imbal dagang tersebut belum terselesaikan. Selain itu Indonesia juga dikabarkan tengah menunjukkan minat untuk membeli pesawat jet tempur jenis Eurofighter Typhoon bekas dari Austria.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto pun aktif melakukan perbincangan dengan sejumlah negara. Saat ini ia pun tengah melakukan kunjungan ke Turki dan India.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×