kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kadin akui pembangunan infrastruktur dapat tekan biaya logistik


Rabu, 12 Juni 2019 / 19:29 WIB
Kadin akui pembangunan infrastruktur dapat tekan biaya logistik

Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengapresiasi pembangunan infrastruktur utamanya konektivitas yang sudah dan tengah dilakukan oleh pemerintah. Pasalnya, konektivitas membuat biaya logistik semakin efesien atau lebih murah.

"Tentu dari dunia usaha yang paling dirasakan adalah menurunkan biaya logistik," jelas Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani dalam diskusi bersama Center of Reform on Economics (Core) di Hotel Morissey, Rabu (12/6).


Tak khayal, biaya logistik di Indonesia menjadi biaya yang paling mahal di negara-negara Asia lainnya. Berdasarkan data yang dipaparkan Core biaya logistik Indonesia mencapai 25% dari produk domestik bruto (PDB). Kemudian disusul oleh Vietnam, Thailand, China dan Malaysia.

Meskipun demikian, Rosan tak menyebut berapa biaya logistik setelah konektivitas terbangun. Dia hanya menegaskan dengan adanya pembangunan infrastruktur, pengusaha sangat terbantu untuk meningkatkan daya saing.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengakui bahwa konektivitas yang saat ini sudah ada masih belum maksimal. Setidaknya, dengan pembangunan tersebut, indeks infrastruktur Indonesia pada tahun 2018 naik ke peringkat 71 dengan nilai 66,8.

"Kita harus memberikan suatu perhatian yang lebih ke logistik. Kita akan gunakan jalan tol menjadi modal bagi kita untuk meningkatkan biaya logistik lebih efisien," imbuh dia.

Dia juga mengundang para operator tol untuk membuat proposal investasi guna mendorong kegiatan ekonomi di pedesaan. Hal ini terkait juga untuk pemerataan ekonomi sesuai saran dari Core.




TERBARU

Close [X]
×