kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.090   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.070   30,44   0,50%
  • KOMPAS100 796   7,20   0,91%
  • LQ45 604   5,46   0,91%
  • ISSI 210   0,38   0,18%
  • IDX30 342   3,08   0,91%
  • IDXHIDIV20 426   3,86   0,91%
  • IDX80 91   0,78   0,86%
  • IDXV30 116   0,62   0,54%
  • IDXQ30 110   0,94   0,86%

Kabareskrim Irjen Budi Waseso tiba-tiba ke Istana


Kamis, 29 Januari 2015 / 21:29 WIB
ILUSTRASI. Manfaat kubis untuk kesehatan tubuh.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kepala Badan Reserse Kriminal Inspektur Jenderal Budi Waseso tiba-tiba mendatangi istana kepresidenan, Kamis (29/1/2015) malam ini. Budi terlihat jalan terburu-buru menuju gerbang masuk istana yang dijaga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Pantauan Kompas.com, Budi tiba sekitar pukul 19.15. Dia datang dari pintu masuk tamu dan berjalan kaki sekitar 100 meter menuju pintu utama istana. Kedatangan Budi ini pun kemudian terlihat oleh media yang kemudian memburunya.

Saat ditanya perihal kedatangannya malam ini, Budi mengaku tidak tahu-menahu. “Enggak tahu, saya hanya mendampingi saja,” ujar Budi.

Dia mengatakan, dirinya hadir ke istana karena diminta oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti yang sudah datang lebih dulu. Budi pun tak tahu apakah pemanggilan itu terkait dengan konflik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian RI yang tengah diatasi Presiden.

“Saya mendampingi Plt (Badrodin) saja,” ucap dia.

Adapun kehadiran Badrodin tidak diketahui wartawan. Badrodin bisa jadi menggunakan pintu masuk lain untuk bertemu Presiden Jokowi. Sejak sore hari tadi, ajudan Badrodin sudah tiba lebih dulu. Namun, Badrodin hingga kini belum kelihatan batang hidungnya.

Mulai akhir pekan lalu, Presiden Jokowi sudah memanggil berbagai pihak untuk diminta pendapatnya soal konflik antara KPK dan Kepolisian RI. Tercatat, Jokowi sudah memanggil tim independen yang terdiri dari berbagai mantan pimpinan Polri, KPK, serta pakar, Dewan Pertimbangan Presiden, hingga Komisi Kepolisian Nasional.

Jokowi juga bertemu dengan tokoh seperti mantan rivalnya, Prabowo Subianto, dan BJ Habibie pada hari ini. Presiden menyatakan baru akan memutuskan status calon tunggal Kapolri Komjen Budi Gunawan yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah pra-peradilan selesai.(Sabrina Asril)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×