kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kabar baik, ekonomi Maluku dan Papua akhirnya tumbuh dua digit


Senin, 07 Mei 2018 / 14:20 WIB
Kabar baik, ekonomi Maluku dan Papua akhirnya tumbuh dua digit
ILUSTRASI. Inflasi BPS


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal pertama 2018 tumbuh 5,06% dibanding periode yang sama tahun lalu atau year on year.

Angka ini lebih tinggi dibanding kuartal pertama 2017 yang sebesar 5,01% YoY, tapi lebih rendah dari kuartal keempat 2017 yang sebesar 5,19% YoY.

Secara spasial, struktur produk domestik bruto (PDB) Indonesia tidak banyak mengalami perubahan. Pulau Jawa merupakan pulau dengan sumbangan PDB terbesar, yakni 58,67%, tumbuh 5,78% dalam setahun terakhir, lebih tinggi dari kuartal-I tahun lalu yang hanya 5,66% YoY.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, ada kabar gembira, bahwa Indonesia Bagian Timur yakni Maluku dan Papua berhasil tumbuh dua digit, yakni sebesar 18,42%, meski sumbangannya ke PDB hanya 2,5%.

"Ini karena pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi di Papua. Lebih karena peningkatan sektor pertambangan," kata Suhariyanto di kantornya, Senin (7/6).

Meski begitu, di kuartal-I tahun ini, ada pula Provinsi yang mengalami pertumbuhan negatif, yakni Nusa Tenggara Barat. Sayangnya, Suhariyanto tak menyebutkan angka pertumbuhan yang dimaksud. Yang jelas, pertumbuhan negatif itu disebabkan juga karena pertambangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×