kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Jusuf Kalla nilai pengembangan industri manufaktur bisa tingkatkan ekspor


Selasa, 12 Februari 2019 / 18:55 WIB


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan pengembangan industri manufaktur bisa menjadi salah satu solusi menekan defisit neraca dagang Indonesia. Khususnya bagi industri-industri yang berorientasi ekspor.

"Karena manufaktur itu yang memberikan pendapatan lebih tinggi dibandingkan yang lain," ujar JK usai rapat di kantor wakil presiden Selasa (12/2).

Menurut JK, hanya industri manufaktur yang dapat meningkatkan pendapatan negara dan pendapatan masyarakat. Pasalnya industri manufaktur membuka lapangan pekerjaan dan memberikan devisa serta pajak.

Ia mencontohkan bahwa industri manufaktur dapat memberikan pendapatan sebesar Rp 2,5 juta per orang setiap bulan. Angka tersebut dinilai lebih tinggi dari penghasilan petani sebesar Rp 1 juta per keluarga tiap bulan. "Jadi manufaktur yang bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," terang JK.

Peningkatan pendapatan tersebut akan berdampak pula bagi pertumbuhan industri. Pendapatan yang meningkat akan beriringan dengan konsumsi serta mendorong pertumbuhan industri.

Peluang investasi bagi industri manufaktur pun diungkapkan JK terbuka. Investasi tersebut didorong bagi perusahaan dalam negeri dan luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×