kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jubir SBY: Rizal Ramli jangan berpropaganda


Selasa, 28 Januari 2014 / 07:37 WIB
ILUSTRASI. Gerai KFC di SPBU Pertamina, Ciputat, Tangerang Selatan.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Rizal Ramli, diharapkan tidak bertindak gegabah dalam menanggapi somasi dari Tim Advokat dan Konsultan Hukum keluarga Susilo Bambang Yudhoyono.

Juru bicara Presiden SBY, Julian Aldrin Pasha, mengatakan, pihak yang mendapat somasi, termasuk Rizal Ramli, seharusnya memberi tanggapan dan menyelesaikan persoalan dalam materi surat somasi itu melalui jalur hukum.

Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu, mendapat somasi dari Palmer Situmorang, Pengacara SBY, karena menuding sang presiden melakukan gratifikasi jabatan saat menggandeng Boediono sebagai wakilnya.

"Kita harus mengerti, bagaimana suatu di ranah hukum diselesikan di ranah hukum. Bukan di media, bukan dengan propaganda, bukan dengan istilah pernyataan yang macam-macam," tegas Julian Aldrin Pasha, di kompleks Kantor Presiden, Jakarta, Senin (27/1/2014).

"Kalau ada masalah tapi tidak menanggapi atau apa, ya saya tidak mengerti atas hal itu. Biarkan hukum bekerja dan sistem negara ini juga bekerja," tambahnya.

Selain itu, Julian juga menegaskan somasi yang dilayangkan Palmer kepada Rizal Ramli bukan atas nama SBY sebagai Presiden, melainkan pribadi. (Srihandriatmo Malau)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×