kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Jonan prediksi puncak arus balik tak macet parah


Kamis, 07 Juli 2016 / 19:34 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Perhubungan Ignasius Jonan memprediksi bahwa arus balik kendaraan pemudik akan jatuh pada Sabtu dan Minggu atau 9-10 Juli 2016.

Pada Senin (11/7), seluruh satuan kerja pemerintah, baik pusat dan daerah, serta pegawai swasta diperkirakan sudah kembali masuk kerja.

"Kira-kira Sabtu-Minggu. Saya enggak prediksi macet parah, kalau macet parah, saya marah," kata Jonan saat meninjau Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (7/7).

Menurut Jonan, kemacetan parah pada saat mudik beberapa hari lalu akibat minat masyarakat yang sangat tinggi untuk mencoba tol baru dan keluar di pintu tol Brebes Timur.

Ia menyayangkan kapasitas sarana pintu tol yang digunakan pemudik terbatas karena ada perbedaan jumlah dan ukuran pintu tol Brebes Timur dengan pintu gerbang utama di Cikarang.

"(Brebes Timur) itu kan bukan pintu gerbang utama ya. Kalau yang kita lihat, yang masuk gerbang Cikarang mungkin sebagian besar, Kapolri bilang 70-80 persen keluar di Brebes. Kalau Cikarang 35 pintu, pintu terakhir jalan tol itu juga harus sebesar pintu masuknya," kata Jonan.

"Memang warga kepengin nyoba semua, ya volumenya jadi besar sekali," kata Jonan. (Pramdia Arhando Julianto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×