kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.847   -94,22   -1,59%
  • KOMPAS100 773   -12,22   -1,56%
  • LQ45 582   -6,66   -1,13%
  • ISSI 204   -2,42   -1,17%
  • IDX30 329   -4,36   -1,30%
  • IDXHIDIV20 407   -4,78   -1,16%
  • IDX80 88   -1,26   -1,42%
  • IDXV30 111   -2,17   -1,91%
  • IDXQ30 106   -1,46   -1,35%

Jokowi: Tujuan besar Kabinet Indonesia Maju menciptakan lapangan pekerjaan


Kamis, 24 Oktober 2019 / 15:51 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan pidato saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Sidang kabinet paripurna itu merupakan sidang perdana yang diikuti menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju. ANTARA FOTO/Akbar Nugr


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo mengatakan tujuan besar terbentuknya Kabinet Indonesia maju adalah untuk menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya bagi masyarakat Indonesia.

Ihwal tersebut sejalan dengan kebutuhan dan keinginan rakyat Indonesia di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Hal itu ditegaskan Presiden saat membuka sidang kabinet perdana setelah terbentuknya Kabinet Indonesia Maju. 

Baca Juga: Dari capres jadi menteri pertahanan, Prabowo punya kekayaan Rp 1,95 triliun

"Goal besar setiap pekerjaan kita adalah cipta lapangan kerja karena ini yang dibutuhkan, dinginkan masyarakat," ujar Jokowi saat membuka sidang kabinet paripurna perdana, di Istana Kepresidenan, Kamis (24/10). 

Berpijak pada tujuan besar itu, Jokowi mendorong agar para menterinya menyederhanakan regulasi untuk memudahkan masuknya investasi ke Indonesia. 

Penyederhanaan tersebut dilakukan oleh seluruh kementerian dan lembaga. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, cipta lapangan kerja bukan hanya tugas bagi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Baca Juga: Erick Thohir usul empat nama untuk wakil menteri BUMN

"Cipta lapangan kerja tidak hanya terkait dengan kemenaker, tapi semua dari kementerian, Lembaga, programnya adalah cipta lapangan kerja," terang Ida.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×